Langsung ke konten utama

STOK MAAF

setelah 3 tahun sama yuyud,
akhirnya kita putus juga. :)
banyak hal sedih, sakit, marah, benci, kecewa yang kita berdua rasain,
tapi nggak sedikit juga pelajaran yang bisa kita ambil dari 3 tahun belajar-menjalin hubungan.

salah satu yang paling penting dan bisa kuambil dari dia itu,
mudah memaafkan dan mudah minta maaf,
mengulangi kesalahan? itu lain lagi :)

sejak pertama aku kenal dia
mudah banget buat yuyud minta maaf,
dan mudah juga buat dia memaafkan.
kata lain dari maaf itu ikhlas kali ya.
maafin orang itu berarti kita udah ikhlas atas hal2 yg orang lain lakuin
atau atas konsekuensi yang bakal terjadi nantinya

mudah?
nggak mungkin.
karena 3 tahun belajar aja aku belum mahir betul lol
atau,
mungkin memang akan mudah kalau hati kamu-kamu ini terbuat dari bulu.
tapi buat aku? buat nindy yang sensitif, melankolis, dan pemarah ini, memaafkan jadi kata kerja yang sangat susah dilakuin.

tapi sekarang,
setelah sebulan depresi karena love-hate-drama kemaren,
memaafkan buat ku bisa jadi bahan bakar sekaligus obat yang cukup ampuh buat ngilangin kortisol-kortisol di kepalaku

kalo, mbah mung bilang,
"kunci urip suwi iku mek nerimo"
-
kunci umur panjang itu menerima, acceptance.

kita harus bisa menerima kalo hidup itu nggak akan selamanya mulus,
kita harus memaksa diri kita untuk menerima.
menerima orang jahat meskipun kita baikin,
menerima nilai jelek meskipun udah dua hari nggak tidur,
menerima disalahin meskipun nggak salah,

dan yang paling kejam yang pernah kualamin:
menerima stereotype salah tentang seorang nindy dan aku nggak bisa ngapa-ngapain.

jadi,
sekarang,
aku mencoba untuk menghilangkan membuat-buat sendiri stok maaf.
agar sikap memaafkan itu nggak berbatas.



semoga kamu yang diam-diam membaca juga bisa belajar
dari yuyud dan dari mbah mung.
I hate yuyud, but i do respect him.

semoga, meskipun nggak sama dia,
aku bisa tetep banyak belajar dari orang lain.


-
happy weekend- semoga semakin adem hatinya
XOXO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

meet up edisi Jogja

was taken at Effendi Museum, we were so exited to see those masterpieces Visited Nahil and Putri who now are studying in UII with Fai, I really enjoyed Jogja as pleased as I did enjoy other experience before. They treated us favorably and showed us cool place with affordable price. I just spent 250K for 3 days 2 night in Jogja including my train ticket, but of course with that budget, i stayed in my friend's flat share. For train ticket, departing from Gubeng Surabaya to Lempuyangan Jogja is cheaper than other railway station, just 55K and 110K for the round-trip ticket :) Dawan and Tommy (grinning guy) who are our tripod berjalan, took a selfie theirself lol Everyone is changing, you guys are getting better and feel blessed to have you as my best friend. Love you!